Kamis, 22 Februari 2024

Tanggapan Mengenai Judul "UPAYA PESERTA DIDIK UNTUK MENGATASI MISKONSEPSI SETELAH PEMBELAJARAN JARAK JAUH." Sebagai peraih Medali Perunggu OPSI-SMP 2022, Bidang Ilmu Sosial, Kemanusiaan dan Budaya.

Judul di atas sangat menarik mengingat zaman sekarang pembelajaran online sudah sangat mudah dilakukan, perkembangan teknologi dan internet yang begitu pesat telah memunculkan banyaknya platform dan aplikasi digital yang dapat memfasilitasi interaksi antara siswa dan guru tanpa harus melalui kontak fisik. Institusi pendidikan di seluruh dunia pada beberapa waktu silam telah menerapkan konsep pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena adanya situasi darurat yakni pandemi COVID-19 sebagai solusi alternatif agar proses pembelajaran tetap berlangsung. Sayangnya sangat sering didapati siswa mengalami miskonsepsi terkait efektivitas pembelajarn setelah mengikuti PJJ.

https://pin.it/3tj6ySyMT

Interaksi antar guru dan siswa adalah aspek yang sangat penting untuk menunjang pembelajaran, namun kurang terpenuhi saat PJJ berlangsung. Interaksi ini memiliki peranan penting dalam mengklarifikasi dan memperbaiki pemahaman. Kemudian minimnya bimbingan yang diberikan oleh pengajar, dalam keberlangsungan PJJ, guru tidak selalu ada untuk memberikan penjelasan tambahan atau bimbingan kepada siswa secara personal. Kurangnya bimbingan ini dapat membuat siswa merasa kesulitan dalam memahami materi dengan baik dan menyebabkan miskonsepsi terhadap materi tersebut. Beberapa peserta didik ada yang mengalami kesulitan dalam mengelola waktu dan memanfaatkan media internet secara bijak. Ketidakmampuan ini dapat menyebabkan pemahan yang dangkal, mereka mungkin hanya dapat mengandalkan informasi yang setengah-setengah. PJJ sangat akrab dengan internet, dan tidak semua siswa memiliki teknologi yang memumpuni untuk mengakses internet sebagai pondasi pembelajaran. Kendala teknis seperti koneksi internet atau perangkat yang tidak kompatibe;l juga tidak dapat dihindari.

Ada beberapa upaya yang bisa diterapkan peserta didik untuk mengatasi miskonsespi setelah melakukan PJJ. Peserta didik dapat bersikap aktif saat pembelajaran, seperti mengajukan pertanyaan kepada guru dalam proses pembelajaran. Kemudian, manfaatkan sesi berkonsultasi dengan guru, gunakan setiap kesempatan untuk membangun komunikasi yang baik dengan guru dan teman sejawat. Memanfaatkan sumber tambahan terkait materi yang tidak dipahami, seperti menonton tutorial atau membaca artikel-artikel terkait. Perbanyak diskusi dengan teman untuk membuka pikiran dan saling membantu untuk menyelesaikan masalah.

Yang terpenting adalah, jangan lupa untuk mengevaluasi diri sendiri. Melakukan refleksi terhadap pemahaman serta sikap berperilaku. Kunci dari semuanya adalah membangun komunikasi yang baik antar semua. Dengan mengambil langkah-langkah aktif ini, diharpakan dapat membantu mengatasi miskonsepi yang terjadi setelah pelaksanaan PJJ.

Kamis, 25 Januari 2024

Triple C

Call Me Ca-ca

Halo, selamat datang di dunia yang penuh warna ini!! Di antara pasang surut kehidupan, bertemu denganmu adalah hal yang menyenangkan dan menenangkan, seperti menemukan sebuah mata air di padang pasir.

Di antara misteri dan prediksi, saya adalah sebuah kisah. Saya adalah penjelajah waktu yang menelusuri jalan takdir melalui halaman buku yang saya buka melalui mimpi. Saya memiliki nama yang teranyam dari benang harapan, nama saya adalah Salsabila Aulia, nama yang dibangun oleh unsur doa, syukur dan cinta. Orang-orang terdekat terdahulu memanggil saya dengan panggilan "Caca", itu terdengar lebih akrab bukan? Kembali bebas kepada siapapun, kalian boleh memanggil saya Salsa, Bila atau apapun selagi itu hal yang membuat kita nyaman. 

Di antara jajaran mimpi, saya mencari tau arti kehidupan sejati dan saya adalah pendaki, saya mendaki puncak tertinggi untuk mengeksplorasi teori yang belum diketahui. Dalam irama yang tercipta dari aliran sungai, saya mencoba membangun jembatan antara teori dan kenyataan. Saya hanyalah seorang anak sekolah kelas dua menengah atas yang sedang berjalan di antara lorong-lorong pengetahuan, saya sangat menyukai banyak hal dan kamu berada di posisi teratas.

Sejak kecil, saya sangat suka menyendiri di sudut ruangan, memikirkan mengapa bumi bulat? Mengapa saya harus beribadah? Mengapa saya ada? Saya sangat terpesona dengan konsep kehidupan, detail kecil yang sering terlewatkan banyak orang biasanya adalah hal yang sangat luar biasa. Ketika saya beranjak dewasa minat saya meningkat secara signifikan, ini bukan tentang tumpukan buku atau apapun. Saya tertarik untuk menggali dan menemukan pernyataan atas pertanyaan-pertanayaan filosofis dunia tentang makna sebuah kehidupan. Saya senang memecahkan teka-teki kehidupan, ini persis seperti menyatukan potongan puzzle yang saya mainkan saat kecil.

sumber: https://pin.it/3SaJRiukb

Saya selalu menemukan keindahan dalam kesederhanaan, semua momen ketika saya sendiri atau bersama orang-orang terkasih, adalah saat-saat yang tidak dapat dilupakan. Saya membiarkan isi kepala saya berkelana bebas di labirin pemikiran, saya akan menjamah setiap ruang yang menyenangkan. Saya sangat menantang batas-batas konvensional, bagi saya semua adalah sama. Kita adalah individu yang sama satu sama lain, tak ada aturan yang membedakan, hanya saja kita terpisahkan oleh tirai realitas kehidupan. 

Baiklah, terima kasih telah membaca secuil perkenalan saya melalui blog ini. Saya sangat bersemangat untuk berbagi lebih banyak cerita, pengalaman, dan pengetahuan di masa mendatang. Jangan ragu untuk berinteraksi dengan saya melalui komentar atau menghubungi saya langsung. Saya senang bisa terlibat dalam diskusi dan pertukaran gagasan dengan orang seperti kamoee...



Salam hangat, Caca!!

Tanggapan Mengenai Judul "UPAYA PESERTA DIDIK UNTUK MENGATASI MISKONSEPSI SETELAH PEMBELAJARAN JARAK JAUH." Sebagai peraih Medali Perunggu OPSI-SMP 2022, Bidang Ilmu Sosial, Kemanusiaan dan Budaya.

Judul di atas sangat menarik mengingat zaman sekarang pembelajaran online sudah sangat mudah dilakukan, perkembangan teknologi dan internet ...